Demo Buruh Cikarang

Demo Buruh Cikarang

Tanggal 5 september semakin dekat , semua pihak masih pada strategi masing masing, buruh buruh pabrik terus berkonsolidasi agar kegiatan bisa diikuti oleh seluruh Elemen Buruh,
begitujuga pihak keamanan terus berkoordinasi bagaimana demo berlangsung damai,

intinya demo jadi ?
begitu pertanyaan singkatnya, dan sekarang masing masing internal perusahaan mendiskusikan dengan para perwakilan buruh dimasing masing tempat,

intinya juga perusahaan tidak mau rugi ....
maka biasanya perusahaan sama serikat pekerja deal, ganti hari , kamis ditukar sabtu ,beress... perusahaan tidak rugi buruh tidak lembur sehari ....

seperti itu biasanya jika antisipasi demo di beberapa perusahaan di cikarang, mereka tidak mau mengambil resiko dengan tetap bekerja, karena boleh jadi perusahaan mereka di sweeping
oleh kawanan buruh lainnya demi atas nama solidaritas dan memang untuk keperluan buruh itu sendiri, toh yang diperjuangkan adalah gajinya mereka sendiri,

memang buruh minta gaji berapa?
ya sekitar 4  jutaan lah, belum termasuk transportasi belum termasuk uang makan belum termasuk asuransi belum termasuk uang jabatan belum termasuk uang kehadiran,
belum termasuk uang kerajinan dan lain lain.

perusahaan bonafide saya yakin membayar karyawaannya lebih dari itu, tapi mereka ditunjang oleh skils dan product yang fast moving,
seperti otomotif, makanan olahan.

tapi untuk perusahaan yang mengandalkan padat karya,  dan produknya sudah mencapai titik jenuh ini adalah bencana ....
mengurangi karyawan akan disebut PHK massal, tidak melakukan efisiensi sama dengan bunuh diri perlahan lahan, menaikan harga jual bukan malah laku malah tidak ada yang beli, hehehehe

masing masing punya hitungan, masing masing punya kepentingan , masing masing punya strategi,
sayang seribu sayang, .....
strategi hanya ditunjukan untuk show of masing masing, bukan meningkatkan produktifitas.
sayang seribu sayang pemerintah seolah tutup muka dan membiarkan hal ini terjadi dan seolah tidak bisa dihentikan.
sayang seribu sayang buruhpun rela menukar hari liburnya dengan  mberhenti produksi.
sayang seribu sayang tidak ada yang bisa maju dan berteriak, kerja kerja kerja ....




EmoticonEmoticon